SURABAYA – Pemerintah Kabupaten Jombang terus berkomitmen mendorong percepatan digitalisasi daerah untuk mengoptimalkan pendapatan dan pelayanan publik. Langkah nyata ini dibuktikan melalui keikutsertaan perwakilan daerah dalam acara Capacity Building Pendampingan Penyusunan Laporan Championship Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Kegiatan yang diselenggarakan untuk wilayah kerja Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur ini berlangsung selama lima hari, yakni pada tanggal 20 hingga 24 April 2026. Acara tersebut bertempat di Hotel Harris & Conventions Gubeng, Kota Surabaya.

Fokus pada Transparansi dan Peningkatan PAD Secara nasional, program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang diusung oleh TP2DD memiliki tujuan strategis. Tujuan utamanya adalah untuk mempercepat elektronifikasi transaksi daerah guna meningkatkan transparansi, efisiensi, dan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentunya tanpa membebani masyarakat. Harapannya, realisasi transaksi non-tunai pada sektor pajak daerah, retribusi, dan belanja daerah dapat terus meningkat seiring dengan terintegrasinya data pusat dan daerah.

Prestasi Jombang dalam Championships TP2DD Kinerja digitalisasi daerah dievaluasi secara periodik dan tahunan melalui mekanisme penilaian Championships TP2DD. Penilaian ini mencakup tiga aspek utama, yaitu Proses dengan bobot 20%, Output sebesar 50%, dan Outcome sebesar 30%.

Kabar membanggakan datang dari evaluasi terbaru ini. Peringkat Kabupaten Jombang dilaporkan terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan lampiran pemeringkatan wilayah Jawa-Bali tingkat Kabupaten, Jombang berhasil menduduki peringkat ke-10.

Deretan Program Unggulan Jombang 2026 Pencapaian positif tersebut tidak lepas dari partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyusun dan mengimplementasikan berbagai program inovatif. Pada tahun 2026 ini, Jombang turut serta dalam seluruh kategori pengisian Program Unggulan, baik kategori umum maupun empat kategori tematik. Berikut adalah deretan inovasi dari Kabupaten Jombang:

Kategori Umum: Program GAS POL SABDOPALON (Sistem Administrasi, Berita, Data Desa dan Pelayanan Online).

Kategori Tematik PKB: Penguatan Basis Data Opsen PKB melalui Aplikasi E-SPOP Integrasi NIK dan Lokasi Objek Pajak untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.

Kategori Tematik Layanan Publik: Inovasi SILAJANG (Sistem Informasi Laboratorium Lingkungan Kabupaten Jombang).

Kategori Tematik Sinyal: Program JOMBANG TERSAMBUNG SINYAL UNTUK RAKYAT yang berfokus pada pemerataan akses digital hingga ke tingkat desa.

Kategori Tematik Sistem Pembayaran: DIGITAL ECOSYSTEM PAYMENT FOR HEALTHCARE.

Sinergi dan Evaluasi Mendalam Dalam kegiatan capacity building ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi terkait panduan penyusunan laporan. Pemerintah Daerah di wilayah KPwBI Jawa Timur juga mendapatkan fasilitas feedback langsung melalui sistem one on one bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Sesi ini dirancang secara khusus untuk memvalidasi serta memastikan kelengkapan data dari setiap pemda, sehingga hasil evaluasi akhir yang didapatkan bisa maksimal.

Dengan partisipasi aktif dan sederet inovasi yang telah disiapkan, Bapenda dan Pemerintah Kabupaten Jombang optimis dapat terus menorehkan prestasi gemilang dalam Championships TP2DD sekaligus memberikan layanan digital terbaik bagi masyarakat.