SURABAYA - Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bapenda terus berkomitmen mendorong percepatan digitalisasi daerah. Pada 30 Maret hingga 1 April 2026, perwakilan Bapenda Jombang menghadiri kegiatan Capacity Building Pendampingan Penyusunan Laporan Championship TP2DD 2026 yang diselenggarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur.

Berdasarkan evaluasi Championship TP2DD tahun 2025 yang dipaparkan pada hari pertama, Kabupaten Jombang berhasil mencetak prestasi membanggakan. Jombang meraih total skor 87,82 dan sukses menempati peringkat ke-10, melesat naik 18 tingkat dari peringkat ke-28 pada tahun sebelumnya.
Kegiatan yang diikuti oleh 14 Pemerintah Daerah di wilayah KPwBI Jatim beserta Bank Jatim ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyusunan Laporan Championship TP2DD agar menghasilkan laporan yang berkualitas. Rangkaian acara diawali pada Senin (30/3/2026) dengan pemaparan arah kebijakan dan evaluasi kinerja Championship TP2DD Wilayah KPwBI Jawa Timur. Pada hari kedua, Selasa (31/3/2026), dilanjutkan dengan sesi Coaching 1-on-1 bersama tim Kemenko Perekonomian untuk mereviu progres pengisian kinerja dan memantapkan program unggulan dari masing-masing Pemda yang telah dilaksanakan selama tahun 2025. Rangkaian kegiatan ditutup pada Rabu (1/4/2026) melalui pendalaman kriteria penilaian per sub-aspek (proses, output, dan outcome) serta pendalaman program unggulan guna menghasilkan laporan yang lebih komprehensif.

Dalam kegiatan ini, ditekankan pula beberapa fokus utama percepatan digitalisasi sesuai arahan Kemenko Perekonomian, di antaranya peningkatan local tax ratio melalui peningkatan layanan, perluasan insentif, percepatan penyediaan jaringan telekomunikasi, hingga pengoordinasian penyusunan Peta Jalan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Dengan sinergi dan pendampingan intensif ini, diharapkan penyusunan Laporan Championship TP2DD Kabupaten Jombang tahun 2026 akan semakin optimal, terarah, dan membawa kemajuan nyata bagi ekosistem digitalisasi keuangan di Kabupaten Jombang.