JOMBANG, – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang terus mengambil langkah proaktif dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada hari ini, Sabtu (30/5/2026), Bapenda Jombang menggelar sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Reklame yang dikhususkan pada objek Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Paguyuban SPBU Kabupaten Jombang Ringin Contong Bersatu beserta 31 Pengawas SPBU se-Kabupaten Jombang. Kehadiran para pengawas lapangan ini dinilai sangat krusial agar operasional harian SPBU dapat berjalan beriringan dengan kepatuhan administrasi perpajakan daerah, khususnya terkait bangunan dan papan nama (totem) SPBU.

Kepala Bapenda Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.Si., melalui inisiatif sosialisasi ini, terus mendorong terjalinnya komunikasi yang transparan antara pemerintah daerah dan para wajib pajak. Bapenda Jombang bertujuan memberikan edukasi yang komprehensif mengenai regulasi, tata cara perhitungan, serta kewajiban pembayaran PBB dan Pajak Reklame, sehingga mampu menghindarkan pelaku usaha dari kendala administratif di kemudian hari.
Dalam sesi pemaparan, tim Bapenda Jombang mengulas secara rinci mengenai komponen apa saja di area SPBU yang masuk ke dalam penilaian PBB, serta kategori pemasangan logo dan totem yang dikenakan tarif Pajak Reklame. Guna memfasilitasi kelancaran kewajiban perpajakan tersebut, turut disosialisasikan pula kemudahan pelunasan pajak daerah melalui kanal pembayaran digital. Para pengusaha SPBU kini dapat memanfaatkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang dinilai jauh lebih praktis, cepat, dan transparan. Suasana forum kemudian berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para peserta dapat mengurai berbagai kendala teknis perpajakan yang selama ini ditemui di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang makin solid antara pengusaha SPBU dan Bapenda Jombang. Kepatuhan para wajib pajak dalam menunaikan kewajibannya diyakini akan bermuara pada peningkatan PAD yang signifikan demi kemajuan pembangunan Kabupaten Jombang.